gusTALKS |Journey, Review, Blogging and Information Technologie

Sudut Kota Tua-Ku dgn "Mbah Kerto" I

Awal bulan Maret saya memulai sebuah aktifitas nyantai dengan menikmati kota tua bersama keluarga. Kota tua yang hampir punah (klo ngga mau dikatakan mati). Yang pasti sudut kota tuaku masih memberikan kerinduan, ketenangan, ketentraman dengan keindahan ornamen2nya. simple tapi enak diliat dan yang pasti mengagumkan. dengan ditemani keluarga dan yang pasti "Mbah Kerto" yang selalu setia menemani disaat hari2 melelahkan. Nah kali ini saya pengen sahabat2ku tahu "tentang sudut kota tuaku" dengan harapan sahabat2 bisa datang dan menikmati alangkah indahnya "Kota Tua" di Semarang *promosi.....*
InsyaAllah edisi kota tua akan banyak episode, karena emang yg punya blog seneng banget menikmatinya hehehe....walaupun sedikit narsis di hasil jepretan2 fotographer amatiran...tapi cukup membuat puas yg punya blog...hik. Nih hasil jepretan "Kamera SLR D40" untuk mengabadikan sudut kota tuaku....dinikmati ya..ya..

Ini sudut depan 'stasiun tawang'dulu sebagai mangkalnya 'penjaja cinta' kelas pinggiran
Ini adalah "Gereja Immanuel" orang semarang menyebutnya "Gereja Blenduk"Gbran sedang bergaya didepan Gereja Blenduk
aku ngga ngerti nih dulunya gedung apa, yang pasti sampai hari ini masih berfungsi
gbran lg nyantai deket taman "Gereja Blenduk"
Nah klo ini gedung semut aku bilang, karena ada patung semutnya diatas, biasa buat acara "Wedding"
nah itu beberapa sudut kota tuaku, yang pasti masih banyak lagi dan menarik sekali untuk dinikmati, ntar ya aku pasti post episode selanjutnya di "Sudut Kota Tuaku dengan "Mbah Kerto" heheheh.......

Baca Juga Tulisan Terkait:


17 komentar:

bunda mengatakan...

Mempertahankan Kota Tua semestinya jadi agenda utama pemda ya mas. Sayang kalau sampai lapuk dan habis bersaing dengan gaya bangunan modern. saya suka dengan gaya jaman baheula... semoga saya bisa menyempatkan jalan2 ke sana, ditemenin ya mas

budiawanhutasoit mengatakan...

hampir di seluruh kota di indonesia, bangunan/kota tuanya secara perlahan mulai hilang.
padahal jika tetap dirawat (sperti yang di lura ngeri), maka bisa dijadikan Wisata Kota..
mudah2an bangunan2 yang mas foto ini, tidak hilang atas nama pembangunan..

Kristina Dian Safitry mengatakan...

kapan aku diajak jalan jalan menyusuri sudut kota tua ya?*ngarep2*

namaku wendy mengatakan...

hodoh iku sakjane meh pamer kota lama opo mobil'e to ckckck
aku gak diajaaakkk aaaaaa!!!

Lyla mengatakan...

wah.. mas jalan2 lagi ya... naik sepeda mini sama anaknya gak mas hehehe...

Allen mengatakan...

Tapi ojo sampe kehabisan BBM bung,...
Mpe minta tolong disamperin. Ckckckck
Akhirnya, ga jadi berfot foto deh, karena si mbah kerto masih kurang bersahabat saat itu. Peace....

nietha mengatakan...

Sayang jauh banget..padahal lagi cari tempat buat foto prewed. Kayaknya cuocok banget tuh..
tempatnya kereen banget

G mengatakan...

Kereeeeen... asyik banget liatnya, saya baru ke Semarang satu kali tuh mas, tergesa2 juga dan ga bisa kemana-mana karena menghadiri pernikahan kerabat. Lain kali deh (semoga ada umur dan kesempatan) bisa liat2 Semarang lebih dekat lagi. Thanks sudah sharing ini.

Miss Anna mengatakan...

wah mbah kerto masih mampu yah ternyata mengangkut banyak orang

Girls Corner mengatakan...

aq kapan dijak jalan2 mas....tapi moh lek disuruh nge-ban no 'mbahe'

Luangkan waktu 0,5 menit dengan meng-KLIK DIGG!yang terletak dibawah judul posting. Agar artikel ini dibaca mayarakat blogsphere lainnya. Terimakasih atas partisipasi dalam program pencerahan masyarakat blogsphere

Posting Komentar

© 2008 Design: gusTALKS © Support:major seo and socialsbookmark
+Talking about journey,inspiring and blogging+