gusTALKS |Journey, Review, Blogging and Information Technologie

Kaos dan Nasionalisme

Mana rasa nasionalismemu..kata seseorang pada temennya.
pake kaos gambar ma tulisannya ngga jelas artinya.....gerutunya lagi
besok2 lagi klo pake kaos tuch yang ada gambar pahlawan nasionalnya, ato tulisan yang memberikan semangat...gitu lho.
hah...hari gini pake kaos gambar pahlawan....cape' dech bales temennya.
udah ngga jaman 'pren' pake yang berbau gitu...sambil berlagak sedikit sinis.
itu tadi sepenggal obrolan antar temen masalah NASIONALISME.
yach klo difikir2 betul juga NASIONALISME SUDAH LUNTUR, bisa dibilang hilang, musnah dengan gerusan modernisasi jaman yang semakin GILA.


Saya ingat waktu masih kanak2, setiap akan menghadapi hari kemerdekaan begitu sibuknya warga untuk mempercantik desanya. kita lihat berbagai macam lomba telah siap menanti para peserta. belum lagi saat memperingati hari pahlawan RA Kartini contohnya, disetiap sekolah, kantor banyak kita lihat pakaian adat dikenakan. Namun secara perlahan seiring dengan bergulirnya waktu kenangan2 itu sulit untuk kita lihat lagi. Pernah saya lihat tayangan disebuah televisi swasta, waktu itu acara yang dikemas santai namun tema NASIONALISME begitu kelihatan. saat itu Hostnya nyamperin pemirsa disebuah keramaian pentas musik, dia membuat games dengan hadiah menarik.
Gamesnya sederhana banget,coba sebutkan isi dari "SUMPAH PEMUDA" dengan PDnya sipemuda dengan suara lantang mengeja isi SP tadi, tapi........baru dua bait isi SP dia berhenti. Si Host bilang, ayo lanjutkan,...katanya. sambil nyengir dia bilang, sorry aku ngga hapal.................Duarrrrrrrrrrrrr. belum lagi saya dikagetkan dengan peserta kedua, beliau seorang pegawai pemerintah, diminta sama Host menyanyikan lagu Garuda Pancasila dan anehnya beliau nggak hafal....weleh..weleh, Kaget, Geli, Malu, Marah jadi satu. bukan apa2 sich, apa sebegitu parahnya elemen masyarakat kita tentang NASIONALISME. Ada apa dengan Anak-Anak Ibu Pertiwiku. Teringat lagi cerita orangtua kita tentang Heroismenya pejuang2 kita dalam merebut kemerdekaan, harta nyawa menjadi taruhan. Menangis........Sedih.........atauuuuu......Menyesalkah para pejuang kita melihat :
* putra-putri pertiwi yang luntur Cinta Negri.
* putra-putri pertiwi yang tak faham Ideologi
* putra-putri pertiwi yang Diam Diri tanpa Ekspresi
* putra-putri pertiwi yang acuh saat negrinya dihabisi
* putra putri pertiwi yang hampir hilang akan harga diri
* Putra-putri pertiwi....................
Bangkiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiitttttttttttttttt........!!!!!!
Ayo Putra-Putri Pertiwi singsingkan lengan baju, kobarkan semangatmu untuk negri dan Ibu Pertiwi....

Baca Juga Tulisan Terkait:


5 komentar:

Kristina Dian Safitry mengatakan...

nasionalisme tuh apa ya kang?*gubrak!* kalo feminisme saya tahu kang.he..he..*pura2 o'on*

eeda mengatakan...

Sante boss..kaya mo perang aja.hihihi...tenang bos, kita buat kaosnya ntar. It's gonna be a big HIT!

Nick Tanpa Link mengatakan...

luarrrrrrrr biasaaa, merinding saya bacanya pak. merdeka !!! salam kenal :)

Anna 'dTeepZ mengatakan...

nasionalisme gak perlu digembar gemborkan lewat kaos, yang penting usaha nyata kita buat negara ini

Luangkan waktu 0,5 menit dengan meng-KLIK DIGG!yang terletak dibawah judul posting. Agar artikel ini dibaca mayarakat blogsphere lainnya. Terimakasih atas partisipasi dalam program pencerahan masyarakat blogsphere

Posting Komentar

© 2008 Design: gusTALKS © Support:major seo and socialsbookmark
+Talking about journey,inspiring and blogging+