gusTALKS |Journey, Review, Blogging and Information Technologie

Menangis atau Tersenyumkah Ibu Pertiwiku....?

Belum genap proses penyembuhan luka2 anak bangsa ini dari berbagai masalah problematika keadaan, kita dikagetkan lagi dengan gempa di kota Manokwari Ibukota Propinsi Papua Barat dengan kekuatan 7,2 SR pada minggu 4/1 2009, disaat anak bangsa lain sedang menceritakan suasana selepas tahun baru, bagaimana meriahnya pesta kembang api, dan suasana gemerlap malam tahun baru. Belum selesai sampai disitu saja, itu baru fenomena alam, ada fenomena non alam yang membuat kita harus tertunduk dan mengerutkan kening, bagaimana kondisi pencari kerja/pengangguran di negeri tercinta kita, data yang tercatat di BPS tahun 2007 sarjana pengangguran tercatat 740.206. Dan jumlah itu akan semakin meningkat.....? masih berdasar data BPS bahwa rata-rata jumlah sarjana baru tiap tahun 323.902 orang........luar biasa memprihatinkan. Masih tersenyum banggakah kita melihat kondisi ini ? (sumber : Suara Merdeka, 12 Januari 2009 Hal. 6). Dan masih banyak lagi fenomena non alam yang perlu mendapat perhatian khusus dibandingkan berdebat tentang siapa presiden kita dan calon-calon legislatifnya.


Masih kita lihat disekeliling kita, banyak anak-anak usia sekolah yang harus hidup dipinggiran jalan sekedar mendapatkan uang recehan buat makan, disaat teman-teman sebaya mereka harus konsentrasi dibangku sekolah. Belum lagi bayi kekurangan gizi karena ekonomi yang hanya cukup untuk makan sehari, kenakalan remaja mulai dari tawuran, pergaulan bebas (free sex), dan narkoba yang sudah menjalar ke anak-anak usia sekolah dasar (SD).
Masih adakah waktu untuk berdebat tentang posisi, benar salah, saling mencaci, menyalahkan orang lain.?
Masih adakah waktu untuk sekedar berbagi dengan orang-orang disekeliling kita..........?
Masih adakah waktu untuk berdiam diri tanpa ekspresi melihat kebobrokan moral remaja kita.......?
Kita harus yakin bahwa negeri ini indah
Kita harus yakin bahwa masyarakat Indonesia sopan dan santun
Kita harus yakin bahwa negeri ini kaya sumber daya alam
Kita harus yakin bahwa negeri ini kaya akan budaya
Jangan matikan itu semua kawan.......mereka melihat kita
Masih ingatkah juga kita akan lagu.....

BAGIMU NEGERI
Padamu negeri, kami berjanji
Padamu negeri kami berbakti
Padamu negeri kami mengabdi
Bagimu negeri jiwa raga kami

Kapan negeri ini bangkit kalau tidak dari diri kita yang memulai, tentunya dari hal terkecil dilingkungan kecil kita (keluarga), mungkin nggak usah terlalu muluk-muluk yang kita rencanakan, cukup mulai dari diri dan keluarga kita. Saya yakin dengan komitmen ini negeri yang kata orang ”GEMAH RIPAH LOH JINAWI”, KOLAMNYAPUN KOLAM SUSU bener-bener terwujud.....amien
HIDUP INDONESIA...JAYA
BUATLAH IBU PERTIWI SELALU TERSENYUM

Baca Juga Tulisan Terkait:


18 komentar:

Anna 'dTeepZ mengatakan...

turut prihatin dengan situasi yg melanda negeri kita tercinta ini

Dhe mengatakan...

kalo gempa...
rasanya begitu berdebar2 dan menakutkan.. :(

(secara dah pernah merasakan gempa, sungguh membuat ingin menangis)

Lyla mengatakan...

prihatin dengan ibu pertiwi yang sepertinya semakin terpuruk saja

prihandoko mengatakan...

terima kasih mas sudah mengingatkan kita semua bahwa didekat kita begitu banyak kesusahan dan penderitaan yang perlu kita bantu. Semoga ini bisa menyadarkan emosi2 liar di luar sana utk dengan jernih bisa mengerti dan mengasihani saudara kita terdekat.

budiawanhutasoit mengatakan...

iya..emang saat ini banyak kejadian yg bikin tidak hanya ibu pertiwi menangis.tapi juga ibu-ibu rumah tangga.

tapi percaya-lah : Every cloud has a silver lining..

Peace..

tyas mengatakan...

semoga keadaan akan semakin bertambah baik,, jangan biarkan ibu pertiwi menangis..

cebong ipiet mengatakan...

jika kita belum bisa memberi utk org lain setidaknya tidak menambah beban

-G- mengatakan...

Mas, saya punya pemikiran bahwa kita memang sedang digempur dengan tujuan agar makin belajar untuk berdiri tegak. Saya percaya bahwa kita mampu dan kita bisa, dan saya percaya ibu pertiwi sedang mengamati dengan saksama sepak terjang anak-anaknya. Bukan tergantung kepada pemerintah kayaknya negara ini, tetapi tergantung kepada agen2 perubahan, sebab kita bisa lihat sendiri, apa yg sudah dilakukan oleh mereka yg duduk dalam pemerintahan? Ga ada pemerintah yg sempurna, ya saya sadari itu, justru karena itu diperlukan agen2 perubahan dimanapun ditempatkan, seperti ragi yang mempengaruhi roti untuk mengembang, demikian juga agen2 perubahan tersebut bekerja, mmg kecil saja, bahkan mungkin nampaknya tidak signifikan, namun.. bisa berarti dimasa-masa yang akan datang.

Nah, bersediakah para blogger yg potensial ini, menjadi agen2 perubahan tersebut????

Hayoo.. mari yuk saling menantang untuk membuat ibu Pertiwi bertepuk tangan dan berkata: HEBAT! Hiduplah Indonesia Raya!

Brigadista mengatakan...

Bukan alam yang salah, bukan pertiwi yang salah,..tu karena kita buang bungkus perment sembarangan,.... jadinya rumahku kebanjiran,..hueehue

gus mengatakan...

kayaknya antara nangis dan senyum2 deh kang ibu pertiwi kita...hehe

kweklina mengatakan...

Sedih lihat negara kita yang makin memprihatinkan...
Bukan saja alam yang sudah tak mau berjabat erat dengan kita, dimana kemiskinan dan kebodohan sudah menjadi lukisan negeri ini, dimana pengguran sudah menjadi tontonan diberita-berita.

Kemiskinan , perang, pengangguran, sudah seperti penyakit yang berbahaya dan mengerikan.

ya...mulai dari diri kita untuk berbuatlebih baik dengan hidup toleransi antara manusia, dan isisnya, ....serta perbanyak doa kepadaNya.

Luangkan waktu 0,5 menit dengan meng-KLIK DIGG!yang terletak dibawah judul posting. Agar artikel ini dibaca mayarakat blogsphere lainnya. Terimakasih atas partisipasi dalam program pencerahan masyarakat blogsphere

Posting Komentar

© 2008 Design: gusTALKS © Support:major seo and socialsbookmark
+Talking about journey,inspiring and blogging+